Amaliah Tadris

Praktek Mengajar, Kelas 6 Pondok Pesantren Al-Koir

Ustadz Abdi Putra Siregar

Tepat tanggal 01 – 07 Maret para santri dan santriah kelas VI pesantren Al-Khoir melaksanakan kegiatan praktik belajar dan mengajar.

Setelah sebelumnya diberikan pembekalan terkait hal ini. Seluruh santri dan santriah tingkat akhir ini wajib memilih satu mata pelajaran berbahasa Arab atau Inggris. Dalam praktik tersebut pun, setiap santri dan santriah ditekankan menggunakan bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa pengantar pembelajaran.

Pesantren Al-Khoir yang terletak di kabupaten Padang Lawas, desa Mananti, kacamatan Huta Raja Tinggi ini memang berada di daerah perbatas Sumatera Utara dan Riau. Akan tetapi meskipun masih dianggap pedesaan, setidaknya para santri dan santriah dibekali wawasan yang luas, salah satunya adalah dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris sebagai pengantar wajib praktik mengajar.

Setiap santri dan santriah memang dibebaskan memilih kelas yang akan mereka ampuh. Akan tetapi tidak boleh memilih mata pelajaran yang sama dengan santri dan santriah yang lainnya.

Diharapkan dengan program ini, santri dan santriah tingkat akhir ini memiliki kemampuan menyampaikan materi dengan baik. Selain dengan tujuan setidaknya  mereke menguasai satu tema atau satu judul mata pelajaran yang selam ini mereka dapatkan.

Kemudian atas dasar prinsip setiap kita adalah pendidik. Program ini bisa menjadi semacam program pendewasaan karakter, melatih mental dan melatih rasa bahwa ternyata tidak mudah menjadi seorang pengajar. Sehingga muncul kesadaran dalam hati bahwa para guru-guru yang mengajarkan mereka ilmu ternyata memiliki beban mental yang cukup  besar ketika mengajarkan para murid.

Sehingga diharapkan muncullah rasa penghargaan, cinta dan kasih sayang yang tinggi kepada para guru-guru yang telah mengajarkan mereka.

Wallahua’lam bisshowab.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.